Enter your keyword

TATA TERTIB SISWA SMP NEGERI 15 CIREBON

Pasal 1

KETENTUAN UMUM

Secara sungguh- sungguh akan membantu dan bekerja sama dengan pihak sekolah dalam hal pendidikan anaknya di SMP Negeri 15 Cirebon dengan mengarahkan putra-putrinya untuk mematuhi Tata Tertib Siswa SMP Negeri 15 Cirebon serta bersedia menerima sanksi-sanksi yang dikenakan kepada putra-putrinya apabila mereka melakukan pelanggaran tata tertib siswa.

 

Selanjutnya pihak oran tua selalu bersedia untuk hadir memenuhi panggilan dari sekolah atau petugas sekolah yang berkompeten, serta kedua belah pihak bertindak sebagaimana tersebut diatas,  menerangkan bahwa perjanjian kerjasama ini dilakukan dan diterima dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

 

Pasal 2

TATA TERTIB SERAGAM

 

  1. Ketentuan Pemakaian Seragam Sekolah

– Seragam putih/biru dipakai setiap hari Senin dan Selasa

– Seragam putih/putih menggunakan rompi SMP N 15 Cirebon setiap hari Rabu

– Seragam batik/putih dipakai setiap hari Kamis

– Seragam putih/Busana Muslim SMP Negeri 15 Cirebon, dipakai setiap hari Jum’at.

– Seragam Pramuka penggalang dipakai setiap hari Sabtu.

– Pakaian putih/biru, batik/biru, dan Busana Muslim kerudungnya berwarna putih polos, kerudung seragam Pramuka berwarna coklat tua polos senada dengan warna rok. (Berlaku bagi siswi Muslim).

– Pemakaian baju atasan putih/biru dan seragam Pramuka dimasukkan kepakaian bawah (rok bagi putri / celana bagi putra) dengan ikat pinggang SMP Negeri 15 Cirebon terlihat.

– Pemakaian baju Batik dan baju Muslim SMP Negeri 15 Cirebon tidak dimasukkan kepakaian bawahan.

– Pemakaian sepatu warna hitam (sejenis warior, NB, ATT) digunakan setiap hari.

– Siswa berambut rapih (rambut bagian belakang tidak menyentuh kerah baju, bagian depan tidak menyentuh alis mata, dan bagian tengah tidak lebih dari 4 cm) dan tidak mengikuti gaya rambut selebritis.

– Siswa wajib memakai seragam olah raga saat kegiatan olah raga

  1. Ketentuan Model dan Ukuran Seragam
  2. Baju dan rok/celana tidak ketat/tidak model pensil
  3. Rok untuk siswa putri, berukuran panjang sampai mata kaki, model span atau berlipat.
  4. Model baju siswa putri yang non muslim boleh berlengan pendek, dan model baju siswa yang muslim berlengan panjang.
  5. Panjang seragam baju muslimah sebatas pangkal ibu jari, tidak boleh di atas panggul dan untuk panjang lengan sebatas pergelangan tangan.
  6. Rok/celana yang digunakan bukan model dari panggul, tapi dari pinggang kebawah.
  7. Celana panjang putra bermodel standar, bukan model pensil, cutbray, baggy atau lainnya (garis tengah celana bagian bawah antara 18 Cm s.d. 25 Cm)

 

  1. Ketentuan Kelengkapan Seragam
  2. Bedge OSIS dikenakan pada saku sebelah kiri
  3. Tingkatan kelas dikenakan pada lengan baju sebelah kanan
  4. Bedge SMP Negeri 15 Cirebon dikenakan pada lengan baju sebelah kiri
  5. Kaos kaki bermodel SMP Negeri 15 Cirebon.
  6. Ikat pinggang SMP Negeri 15 Cirebon
  7. Topi SMP Negeri 15 Cirebon digunakan setiap upacara Senin pagi dan hari-hari besar nasional

 

Pasal 3

TATA TERTIB KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

  1. a. Waktu kegiatan intrakurikuler (jam belajar mengajar) :

Senin                     pukul 06.45 – 13.45

Selasa – Kamis        pukul 07.00 – 13.35

Jum’at                             pukul 07.00 – 11.30

Sabtu                    pukul 07.00 – 11.40

  1. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan satu minggu satu kali di luar jam intrakurikuler.
  2. Sebelum jam pelajaran dimulai warga kelas wajib membaca Al-Qur’an dan Asmaul Husna selama 15 menit
  3. Hari Jum’at wajib mengikuti kegiatan Kerohanian bagi siswa yang beragama Islam.
  4. Siswa wajib mengikuti kegiatan belajar mengajar untuk seluruh mata pelajaran yang dijadwalkan
  5. Siswa wajib hadir sesuai dengan jadwal
  6. Warga kelas wajib mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang bersifat klasikal maupun individual demi terciptanya kelancaran kegiatan belajar mengajar

 

 

 

Pasal 4

PELANGGARAN SISWA TERKENDALI

 

  1. Pelanggaran Disiplin
  2. Terlambat hadir dikelas/sekolah (lebih dari 3 kali, orang tua di undang)
  3. Tidak mengikuti upacara bendera
  4. Seragam yang digunakan tidak lengkap dan tidak sesuai ketentuan
  5. Pemakaian aksesoris liar (putra tidak boleh memakai aksesoris)
  6. Membuang sampah sembarangan.
  7. Tidak melaksanakan tugas Piket Kelas

 

  1. Pelanggaran Berat Terkendali
  2. Merusak/menghilangkan investaris sekolah
  3. Mencoret-coret sarana/prasarana sekolah
  4. Membawa barang yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan kegiatan belajar mengajar.
  5. Membawa dan bermain kartu di lingkungan sekolah
  6. Berbicara kotor, mengumpat, mengejek, dan menghina sesama siswa
  7. Mempergunakan uang pemberian orang tua/wali tidak sesuai dengan peruntukkannya
  8. Berselisih/salah paham yang menimbulkan dendam/memicu keributan
  9. Berbuat usil/mengambil barang milik orang lain
  10. Memalsukan surat izin orang tua/wali dan surat keterangan dokter atau lainnya

 

  1. Pelanggaran Selama Kegiatan Belajar Mengajar Berlangsung
  2. Siswa tidak hadir/meninggalkan kelas tanpa izin
  3. Tidak mengerjakan tugas/PR
  4. Tidak menghiraukan guru saat kegiatan belajar mengajar berlangsung
  5. Tertidur di kelas
  6. Ngobrol waktu kegiatan belajar mengajar berlangsung
  7. Mengganggu/mempermainkan teman
  8. Mendengarkan musik yang tidak digunakan sebagai ilustrasi atau alat peraga secara pribadi/berkelompok selama kegiatan belajar mengajar berlangsung
  9. Menggunakan HP saat kegiatan belajar mengajar berlangsung

 

 

Pasal 5

PELANGGARAN PESERTA DIDIK/SISWA TAK TERKENDALI

(TINDAKAN YANG TIDAK DAPAT DITOLERIR)

 

  1. Tidak menghormati atau melawan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, pembina ekstrakurikuler, guru, dan pegawai tata usaha.
  2. Berkelahi, baik perorangan maupun berkelompok di sekolah atau di luar sekolah.
  3. Merokok, minum-minuman keras, menyimpan/mengkonsumsi/mengedarkan narkoba, obat psikotropika, dan obat terlarang lainnya di lingkungan sekolah dan di luar lingkungan sekolah.
  4. Mencuri, bermain judi di lingkungan sekolah atau di luar lingkungan sekolah.
  5. Pornografi/pornoaksi di lingkungan sekolah atau di luar lingkungan sekolah.
  6. Menjadi bagian yang terkait dengan genk motor.
  7. Membawa dan menggunakan senjata tajam.

 

 

 

Pasal 6

SANKSI DAN PENANGANAN PELANGGARAN SISWA

No. JUMLAH POIN SANKSI PENANGANAN
1. 1 – 25 o  Teguran lisan dan tertulis 1

o  Peringatan tertulis 1

o  Panggilan tertulis 1

o  Bimbingan Konseling Individu/ kelompok bersama wali kelas
2. 26 – 50 ·      Teguran lisan dan tertulis 2

·      Peringatan tertulis 2

·      Panggilan tertulis 2

·      Bimbingan Konseling Individu/ kelompok bersama wali kelas
3. 51 – 75 §  Teguran lisan dan tertulis 3

§  Peringatan tertulis 3

§  Panggilan tertulis 3

§  Case conference

§  Dibina langsung oleh orang tua

4. 76 – 100 Dikembalikan ke orang tua

 

 

Pasal 7

PELANGGARAN DAN SANKSI AKADEMIK SETELAH EVALUASI

Pihak Orang Tua siswa atas nama ………………………………………secara sungguh-sungguh akan membantu dan bekerjasama dengan pihak sekolah dalam hal pendidikan akademik putra/putrinya di SMP Negeri 15 Cirebon  jika :

  1. Siswa memperoleh nilai di bawah KKM (Kriteria Kelulusan Minimal) pada setiap semester
  2. Siswa tidak mengikuti/belum lulus program pengayaan yang telah dijadwalkan oleh sekolah dan di beri kesempatan 2 kali pengayaan
  3. Siswa tidak mengikuti bimbingan guru mata pelajaran terkait program pengayaan yang telah disepakati orang tua/wali dan telah dijadwalkan oleh sekolah.

 

No. KATEGORI FREKUENSI SANKSI PENANGANAN
1. Nilai KKM Turun Grade Dewan Guru
2. Pengayaan 2 kali (terjadwal) Turun Grade Dewan Guru
3. Bimbingan Belajar 1 kali (terjadwal) Turun Grade Dewan Guru

 

 

JENIS PELANGGARAN DAN POIN

 

No. JENIS PELANGGARAN POIN
1. Terlambat datang ke sekolah lebih dari 5 menit, dan diperbolehkan masuk setelah mengerjakan sanksi yang bersifat mendidik, selanjutnya setiap kelipatan 5 menit akan mendapat tambahan 1 poin ,  (menunggu sampai jam berikutnya), poin maksimal 15 2
2. Baju seragam putih/biru dan pramuka tidak dimasukkan /tidak mengancingkan baju atau menggunakan baju dan celana ketat 2
3. Memakai nama dada/lokasi sekolah/badge OSIS yang tidak dijahit 2
4. Memakai sepatu selain warna hitam (sejenis warrior, MB, ATT) bertali pitih 2
5. Tidak memakai kaos kaki SMP Negeri 15 Cirebon 2
6. Tidak memakai topi SMP Negeri 15 Cirebon  saat upacara 2
7. Tidak memakai dasi SMP Negeri 15 Cirebon  ketika memakai seragam putih/biru 2
8. Berbicara jorok/mengumpat/tidak santun pada teman, guru dan warga sekolah 2
9. Memakai gelang, kalung, cincin, anting bagi siswa putra (disita tidak dikembalikan) 2
10. Sakit Berat (patah tulang, thypus, depresi berat, dll.) melebihi 6 minggu dengan surat keterangan sakit dari dokter, mendapat poin perhari . 2
11. Tidak mengikuti Upacara bendera 5
12. Berada di kantin/tempat penjual makanan  pada saat KBM 5
13. Makan dan minum pada saat KBM di kelas 5
14. Membawa makanan  dari kantin/kopsis ke dalam kelas 5
15. Membuang sampah tidak pada tempatnya 5
16. Melakukan  kegaduhan/keributan pada saat upacara 5
17. Tidak masuk sekolah tanpa memberikan keterangan atau surat kepada guru/wali kelas/petugas piket 5
18. Membawa kendaraan bermotor saat ke sekolah atau menggunakan sepeda pada jam pelajaran di lingkungan sekolah 5
19. Keluar masuk kelas  lebih dari 3 kali dalam satu mata pelajaran tanpa seijin guru 5
20. Mengoperasikan barang elektronik (HP/tablet dll.), alat kesenian, pada saat KBM (Kegiatan Belajar Mengajar)  tanpa seijin guru 5
21. Membawa HP yang ada kameranya 5
22. Memakai barang yang tidak ada kaitannya dengan pelajaran (komik, majalah, novel, papan catur, steak game, dll.) tanpa seijin guru. 5
23. Rambut gondrong bagi siswa putra (rambut bagian belakang tidak menyentuh kerah baju, bagian depan tidak menyentuh alis mata, bagian tengah tidak lebih dari 4 cm, dan bagian samping tidak menempel telinga) atau rambut model selebritis 5
24. Menggunakan lipstick, lipgloss ke sekolah 5
25. Menggunakan manset. 5
26. Menggunakan rok pendek 5
27. Tidak mengikuti pengayaan (khusus kelas IX) 5
28. Tidak mengerjakan tugas, PR yang diberikan guru 5
29. Mencontek saat ulangan 5
30. Berdiri di atas bangku/meja belajar atau lompat jendela sekolah 5
31. Tidak hadir tanpa keterangan pada saat upacara hari-hari besar Nasional 10
32. Meninggalkan sekolah tanpa seijin petugas piket 10
33. Bermain bola, game, dan lain-lain pada saat KBM tanpa seijin guru 10
34. Menentang atau melawan kepala sekolah, wakasek, guru, staf TU, satpam dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah 10
35. Merokok atau membawa rokok di lingkungan sekolah 10
36. Merusak lingkungan sekolah, mencoret-coret tembok, WC, meja, dan kursi sekolah 15
37. Tidak menyertakan surat dispensasi dari pihak terkait pada saat kegiatan di luar sekolah/dispen 15
38. Melakukan perbuatan bermesraan/pacaran di lingkungan sekolah 15
39. Membawa kendaraan bermotor ke sekolah 15
40. Memalsukan tanda tangan yang berhubungan dengan sekolah 30
41. Berkelahi (tawuran) dengan sesama siswa di satu sekolah/luar sekolah di lingkungan sekolah atau di sekitar  lingkungan sekolah 50
42. Mencuri, baik di dalam atau di luar lingkungan sekolah 50
43. Membawa senjata api dan senjata tajam di sekolah 50
44. Mencemarkan nama baik sekolah (kepala sekolah, guru. staf TU, atau tenaga kependidikan) baik langsung ataupun tidak langsung. 50
45. Tidak tercantum atau tidak aktif sebagai anggota ektrakurikuler (khusus bagi siswa kelas VII) 50
46. Mengikuti dan terlibat di dalam organisasi terlarang (genk motor, dll.) 50
47 Melakukan pemerasan/ngetrek, penganiayaan di dalam maupun di luar lingkungan sekolah 75
48. Membawa, mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan minuman keras di dalam dan di luar lingkungan sekolah 100
49. Menggunakan senjata api/senjata tajam di sekolak untuk melukai orang lain 100
50. Melakukan tindakan ASUSILA di dalam atau di luar lingkungan sekolah 100
51. Mengedarkan obat-obatan terlarang dan minuman keras baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah 100
52.. Melakukan penganiayaan terhadap kepala sekolah, wakasek, guru, staf TU, dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 15 Cirebon. 100

 

Catatan :

  1. Peringatan/ panggilan secara tertulis 1 dan surat perjanjian 1 jika pelanggaran siswa mencapai 25 poin.
  2. Peringatan/ panggilan secara tertulis 2 dan surat perjanjian 2, jika pelanggaran siswa mencapai 50 poin.

3,   Peringatan/ panggilan  secara tertulis 3 dan surat perjanjian 3, jika pelanggaran siswa mencapai 75 poin.

4,   Jika pelanggaran siswa mencapai 100 poin, maka siswa yang bersangkutan dikeluarkan dari SMP Negeri 15 Cirebon.

  1. Jumlah poin pelanggaran siswa dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan kenaikan kelas atau kelulusan ujian.
  2. Tata tertib ini berlaku selama menjadi siswa SMP Negeri 15 Cirebon.

 

Cirebon,        Juli 2016

Kepala SMP Negeri 15 Cirebon

 NANA SUKARNA, S.Pd, M.M.

NIP. 19630409 198412 1 004