Enter your keyword

post

PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 15 KOTA CIREBON

PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 15 KOTA CIREBON

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional  menegaskan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Selanjutnya, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional juga terpapar secara tersurat berbagai kompetensi yang bersangkutan dengan karakter di samping intelektualitas. Hal tersebut menandakan bahwa sesungguhnya pendidikan bertugas mengembangkan karakter sekaligus intelektualitas berupa kompetensi peserta didik.

Sehubungan dengan itu, penyelenggaraan pendidikan nasional terutama pendidikan dasar dan menengah dapat dikatakan sudah berada pada jalur yang tepat, karena telah mengedepankan pendidikan karakter sekaligus membentuk intelektualitas berupa kompetensi. Meskipun demikian, proporsi pendidikan karakter dengan pendidikan intelektual belum berimbang akibat berbagai faktor. Usaha penyeimbangan pendidikan karakter dengan pembentukan kompetensi senantiasa  dilakukan. Demi kepentingan masa depan bangsa lndonesia, bahkan sejak sekarang mulai dilakukan pembenahan pendidikan karakter dalam penyelenggaraan pendidikan nasional Indonesia. Kesadaran sekaligus usaha pemusatan pendidikan karakter di jantung pendidikan nasional semakin kuat dan

hal ini terus dilanjutkan, dioptimalkan, diperdalam,  bahkan diperluas sehingga diperlukan penguatan pendidikan karakter bangsa. Untuk itu, sejak sekarang dilaksanakan Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dengan mengindahkan asas keberlanjutan dan kesinambungan.

Gerakan PPK sangatlah strategis pada saat ini apalagi pemerintah juga mencanangkan revolusi karakter bangsa sebagaimana tertuang dalam Nawacita (Nawacita 8) dengan  menggelorakan Gerakan Nasional Revolusi Mental,

“ Penguatan revolusi karakter bangsa melalui budi pekerti dan pembangunan karakter peserta didik sebagai bagian dari revolusi mental “ kemudian hal ini diperkuat dengan diterbitkannya RPJMN 2014-2019 yaitu “Penguatan pendidikan karakter pada anak – anak usia sekolah pada semua jenjang pendidikan untuk memperkuat nilai-nilai moral, akhlak, dan kepribadian peserta didik dengan memperkuat pendidikan karakter yang terintegrasi ke dalam mata pelajaran”. Sebagai pengejawantahan Gerakan Nasional Revolusi Mental sekaligus bagian integral Nawacita, Gerakan PPK menempatkan pendidikan karakter sebagai dimensi terdalam pada pendidikan nasional sehingga pendidikan karakter menjadi poros pelaksanaan pendidikan dasar dan menengah. Lebih lanjut, Gerakan PPK yang mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter menjadi bukti keseriusan dunia pendidikan Indonesia terhadap pentingnya penguatan karakter ini.

Di SMPN 15 Kota Cirebon Gerakan PPk sudah dilaksanakan sampai sekarang. Dalam hubungan ini pengintegrasian  berupa pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah , pemaduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler; pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat; perdalaman dan perluasan dapat berupa penambahan dan pengintensifan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pengembangan karakter siswa, penambahan dan pemajangan kegiatan belajar siswa, dan pengaturan ulang waktu belajar siswa di sekolah atau luar sekolah; kemudian penyelerasan dapat berupa penyesuaian tugas pokok guru, Manajemen Berbasis Sekolah, dan fungsi Komite Sekolah dengan kebutuhan Gerakan PPK. Baik pada masa sekarang maupun masa akan datang, pengintegrasian, pendalaman, perluasan, dan penyelarasan program dan kegiatan pendidikankarakter tersebut perlu diabdikan untuk mewujudkan revolusi mental atau revolusi karakter bangsa. Dengan demikian, Gerakan PPK merupakan jalan perwujudan Nawacita dan Gerakan Revolusi Mental di samping menjadi poros kegiatan pendidikan yang berujung pada terciptanya revolusi karakter bangsa.

Gerakan Nasional Penguatan Pendidikan Karakter yang secara intensif telah dimulai sudah  melahirkan sekolah-sekolah rintisan yang mampu melaksanakan pembentukan karakter secara kontekstual sesuai dengan potensi lingkungan setempat. Pemerintah menyadari bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental yang memperkuat pendidikan karakter semestinya dilaksanakan oleh semua sekolah di Indonesia, bukan saja terbatas pada sekolah-sekolah binaan, sehingga peningkatan kualitas pendidikan yang adil dan merata dapat segera terjadi. Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah diharapkan dapat memperkuat bakat, potensi dan talenta seluruh peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan kita sesungguhnya melewatkan beberapa ciimensi penting daiam pendidikan, yaitu olah raga (kinestetik), olah rasa (etika dan seni) dan olah hati (spirituai) (Effendy, 2016). Apa yang selama ini kita Iakukan baru sebatas olah pikir yang menumbuhkan kecerdasan akademis. Pola pikir ini pun belum mendalam sampai kepada pengembangan berpikir tingkat tinggi, melainkan baru pada pengembangan olah pikir tingkat rendah.

Persoalan ini diatasi oleh kementrian pendidikan dengan mengeluarkan Permendikbud Nomor 23 tahun 2013 tentang Hari Sekolah yang merupakan jumlah hari dan jam yang digunakan oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah.Sedangkan hari sekolah dilaksanakan 8 jam dalam 1 hari atau 40 jam selama 5 hari kerja dalam satu minggu. Hari Sekolah digunakan bagi peserta didik untuk melaksanakan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstra kurikuler, kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan dilakukan dengan tetap mengacu pada lima nilai utama karakter PPK yaitu : religious, nasionalis, gotong royong, mandiri dan integritas.

Penerapan PPK di SMPN 15 Kota Cirebon sebenarnya sudah dirintis sejak 5 tahun terakkir dengan menyisipkan kegiatan kegiatan yang bertujun untuk menguatkan karakter tersebut diantaranya  : menyanyikan lagu Indonesia raya di awal pelajaran , berdoa bersama, tadarus al Qur’an di awal pelajaran, literasi, mengaji bersama, sholat duha, sholat jum’at, dan ekstra kurikuler terkait. Selain dari itu terkait sarana dan prasarana, guru pengajar, keikutsertaan orang tua murid dan komite sekolah meserpon positip dan siap untuk melaksanakan kebijakan tersebut.Kemampuan manajerial kepala sekolah untuk menggali potensi lingkungan sebagai sumber belajar dan mengembangkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem pendidikan yang ada sangat dibutuhkan untuk mendukung program Penguatan Pendidikan Karakter.

 

DASAR HUKUM

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. Peraturan pemerintah Republik Indonesia No 19 Tahun 2017 tentang beban tugas guru
  3. Permendikbud Nomor 23 tahun 2017 tentang Hari Sekolah

TUJUAN

  1. Menanamkan nilai-nilai luhur, budi pekerti, akhlaq mulia yang berakar pada ajaran agama, adat istiadat dan nilai-nilai keindonesiaan dalam rangka mengembangkan kepribadian peserta didik supaya menjadi manusia yang bermartabat, menjadi warga Negara yang berkarakter sesuai nilai-nilai luhur bangsa dan agama.
  2. Menanamkan kebiasaan berfikir dan berbuat yang dapat membantu orang lain dan bekerja bersama sebagai keluarga,sahabat,tetangga, masyarakat dan bangsa.
  3. Meningkatkan pendidikan keluarga untuk memacu keharmonisan dalam keluarga dan menekan radikalisme pada peserta didik.

SASARAN

  1. Peserta didik
  2. Civitas Akademika dan
  3. Warga Sekolah

HASIL YANG DIHARAPKAN

  1. Peserta didik memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur, budi pekerti, akhlaq mulia yang berakar pada ajaran agama, adat istiadat dan nilai-nilai keindonesiaan dalam rangka mengembangkan kepribadian peserta didik supaya menjadi manusia yang bermartabat, menjadi warga Negara yang berkarakter sesuai nilai-nilai luhur bangsa dan agamadalam proses belajar, daiam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
  2. Peserta didik terbiasa untuk berfikir dan berbuat yang dapat membantu orang-orang hidup dan bekerja bersama sebagai keluarga, sahabat, tetangga, masyarakat dan bangsa.

PEMBIAYAAN

Untuk pelaksanaan PPK diperlukan biaya yang berasal dari dana BOS Pusat maupun BOS Kota, Biaya ini dipakai untuk kegiatan Persiapan , Pelaksanaan , Perbaikan dan pengadaan sarana pendukung, Penilaian dan evaluasi Program .

PELAKSANAAN PROGRAM

  1. Penyusunan rencana dan sosialisasi program.
  • Mensosialisasikan konsep PPK kepada guru, karyawan. Dilaksanakan kepada guru dan karyawan pada minggu ke 4 bulan Juli 2017 oleh Pengawas pembina
  • Mensosialisasikan konsep PPK kepada orang tua. Dilaksanakan pada minggu kedua bulan Juni 2017 oleh walikelas masing-masing
  • Membuat dokumen KTSP kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan PPK
  • Menerapkan konsep PPK berbasis kelas, sekolah dan masyarakat
  • Merancang rencana tindak lanjut implentasi PPK di sekolah.

2. Penyiapan Tenaga pendidik dan kependidikan.

  • Membentuk Tim pelaksana PPK yang bertugas untuk :

– membuat dokumen pengembangan kurikulum berbasis PPK

– melaksanakan penjaminan mutu pelaksanaan PPK

  • In House Training bertujuan untuk :

– Mensosialisasikan rencana tindak lanjut implementasi PPK. Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran

(RPP) berbasis PPK

– Meningkatkan kemampuan guru dalam membaca karakteristik peserta didik

– Meningkatkan kemampuan guru dalam pengelolaan kelas.

3. Pelaksanaan berbasis kelas

  • Menerapkan PPK dalam pembelajaran di kelas.
  • Mengembangkan karakter siswa dalam pembelajaran melalui metode mangajar.
  • Mengembangkan karakter siswa dalam pembelajaran melalui pengelolaan kelas.

4. Pelaksanaan budaya sekolah

  • Meningkatkan kualitas belajar, bekerja, berinteraksi antara kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan
  • Peningkatan budaya literasi yang dilaksanakan secara terintegrasi dalam pembelajaran

5. Pelaksanaan budaya masyarakat

  • Mengembangkan jejaring kerjasama dengan orangtua, masyarakat.
  • Membangun komunikasi yang intensif dengan orangtua peserta didik melalui forum komunikasi kelas .
  • Peduli lingkungan fisik dan social sekitar sekolah.
  • Mengoptimalkan peran komite sekolah dalam peningkatan mutu sekolah.

6. Sarana dan Prasarana

  • Pengadaan ruang belajar pendukung yang memadai
  • Pemanfaatan ruang belajar pendukung yang memadai
  • Menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan,ramah,dan nyaman
  • Mengoptimalkan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar.

7. Progam Penguatan

  • Program Lima Hari Kerja dilaksanakan muali tgl 17 juli 2017 bertepatan dengan hari pertama peserta didik masuk sekolah.
  • Kegiatan upacara bendera dilaksanakan setiap hari senin, sedangkan menyanyikan lagu Indonesia Raya pada awal pelajaran, lagu Nasional Pada akhir pelajaran.
  • Program pembiasaan berupa :

– tadarus al qur’an setiap awal jam pelajaran

– literasi (membaca buku) wajib kelas 7 dilaksanakan bersama pada hari Selasa sedangkan kelas 8 dan 9

masuk dalam jadwal pelajaran.

– kegiatan sholat dhuhur berjamaah dan sholat dhuha dilaksanakan setiap hari

– sholat jum’at dilaksanakan di sekolah

– olah raga bersama (jalan santai) dilaksanakan pada hari rabu

– kerohanian (membaca surat yasin, dzikir bersama, dan tauziah) dilaksanakan setiap hari jum’at

– Pembinaan siswa oleh wali kelas dilaksanakan setiap hari kamis dan jum’at

– Kegiatan ekstrakurikuler meliputi :Pramuka, Paskibra, Footsall, Taekwondo, Marawis, BTQ,  Degung,

Seni Tari, dan PMR

 

Implementasi Lima hari sekolah merupakan pendidikan mendasar kepada seluruh komponen sekolah untuk selalu mendukung kebijakan yang diterapkan oleh  pemerintah.

Implementasi Lima Hari Sekolah di SMPN 15 Kota Cirebon merupakan kolaborasi pemerintah dengan pemangku kepentingan yaitu sekolah, keluarga dan  lingkungan untuk menghasilkan generasi usia sekolah yang bertakwa, nasionalis, mandiri, dan memiliki keunggulan bersaing secara global untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045.

 

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.